Tuesday, November 11, 2008
Hari Tanam Pohon Nasional
Pemberitahuan....
Pemerintah Republik Indonesia menetapkan tanggal 28 November sebagai hari Tanam Pohon Nasional.
Sebagai Penggiat dan Pecinta Alam. Kami mengajak semua anggota Biocita n umumnya semua orang untuk ikut menyukseskan dengan berpartisipasi menanam pohon n mengajak orang lain untuk menanam nanti tanggal 28 november.
ayo kita tanam pohon untuk warisan anak cucu kita !
Wassalamu'alaikum
Sunday, November 9, 2008
Gladian Panji Geografi
1. Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Penggiat Alam Terbuka se-Indonesia dalam Kegiatan Geografi dan Penanganan Mitigasi Bencana
2. Menghilangkan kesenjangan Pengetahuan dan Keterampilan dalam Kegiatan Geografi dan Penanganan Mitigasi Bencana
3. Mempererat persahabatan dan persatuan di antara Penggiat Alam Terbuka se-Indonesia.
Semoga dengan adanya perwakilan dari biocita yang mengikuti acara tersebut Biocita semakin Exist amin.....
Foto Menyusul..hehe...
Tuesday, November 4, 2008
Dewan Pemangku Adat KPA BIOCITA FORMICA Periode 2008-2009
Berdasarkan Sidang Adat hari Selasa 4 november 2008. Telah ditentukan susunan Dewan Pemangku Adat Periode 2008-2009.
Ketua Adat : Rita Agustina (B 097 BR)
Juru Tulis : Fuji Muhyidin (B 099 BR)
Juru Uang : Russer Putra K. (B 104 BR)
Divisi Kesekretariatan : Nani Rina (AMB 004 BR)
Divisi Ilmiah dan Pendidikan : Endang Tirtana (B 103 EL)
Divisi Hutan Gunung : Yayan Hendrayana (B 102 EL)
Divisi Perairan : Rangga Banyu Oktora (B 105 EL)
Divisi Panjat : Ikmanda Nugraha (B 098 BR)
Divisi Humas : Indra Fardhani (B 101 BR)
Koord. Dewan Penasehat Adat : Azhar Fanani N. B. (B 095 KR)
Semoga kepengurusan ini dapat mengemban amanah sebaik-baiknya....., amien.
Biocita......! I Love U.....
Div. Humas.
SELAMAT !!!
Setelah melalui beberapa proses yang cukup lama. akhirnya ketua adat periode 2008-2009 terpilih adalah Rita Agustina (Itok) B 097 BR.
SELAMAT BUAT RITA AGUSTINA (ITOK) SEBAGAI KETUA ADAT BARU PERIODE 2008-2009
Sunday, October 19, 2008
Belum Ada Judul
Kita Mau Apa?
Bagaimana?
Sudah lama pertanyaan-pertanyaan seperti itu muncul dalam benak beberapa anggota kita.
lalu generasi terus berganti, dinamika organisasi yang selalu bergerak, berubah-ubah.. pada akhirnya Organisasi ini ya jadi seperti yang kita mau....
Mau orange,.. Mau Hitam,... Mau Putih,.. Merah,... Abu,,,...
Sampai Jumpa di Mudat.......
Sunday, September 14, 2008
BIOCITA bikin Poster Lingkungan Hidup
Ini desain poster bwat himbauan menjaga kebersihan. dan Insya Allah akan segera tertempel di Balai Desa Cigugur , Parongpong.
Bwat akang teteh senior yang membutuhkan poster ini untuk ditempel di sekolahnya hubungi saja anggota yang masih aktif kuliah. hehe...., semoga langkah kecil ini membuka Biocita Formica agar lebih dikenal
Thursday, September 11, 2008
Buka Bareng & "Opening" Base Camp Baru
Pada acara tersebut, Pak Yusuf dan Kang Sukardi memberikan sambutan. Pada sambutannya Kang Sukardi menginginkan para anggota menjadikan perhimpunan KPA Biocita Formica ini bukan sebagai pelarian dari kegiatan perkuliahan, akan tetapi kuliah tetap menjadi hal yang utama dan kegiatan di perhimpunan memgembleng diri kita untuk dapat berorganisasi serta siap terjun ke dunia nyata yaitu di tengah-tengah masyarakat.
Adapun pesan dari Pak Yusuf adalah beliau menginginkan seluruh anggota KPA Biocita Formica memperbaiki image yang telah terbentuk selama ini, yaitu anak-anak Biocita kuliahnya berantakan, anak-anak biocita IPK nya jeblok semua, anak-anak biocita selalu bermasalah. Beliau mengatakan, untuk beberapa angkatan terakhir ini, perbaikan image telah dimulai. Hal ini di buktikan oleh salah seorang anggota kita yang sidang kemarin mendapatkan predikat Cum laude. Semoga keinginan Kang Sukardi dan Pak Yusuf terwujud, Amiiin.
Selain itu, pengurus yang diwakili oleh KADAT, mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh anggota yang telah menyisihkan dananya untuk Base Camp, semoga Allah membalasnya dengan setimpal, Amiiin.
Kepada seluruh anggota yang ada di luar sana, Jangan pernah sungkan untuk datang singgah ke Base Camp Biocita. Sekretariat selalu terbuka untuk seluruh anggota KPA Biocita Formica.
Friday, September 5, 2008
Launching Situs SCP
Wednesday, September 3, 2008
Buka Bareng......."BUBAR"
Waktu : 17.00 - s.d selesai
Hari : Sabtu
Tanggal : 06 September 2008
Lokasi : Base Camp Terbaru (Gg.Geger Arum no 115 " tak jauh dari belakang kolam renang UPI")
Untuk biaya "tajil & makan", dikenakan Rp 20.000 @ orang
konfirmasi paling lambat 06 september 08 pagi hari (09.00wib) "bagi yang dapat hadir"
CP : Rita Agustina "Itok" 08996960324
Fitri wasilah "Wasil" 081321883064
SIDANG NOMOR AB....(Angkatan Biasa)
Rita Agustina (B 097 BR)
Ikmanda Nugraha (B 098 BR)
Fuzi Muhyidin (B 099 BR)
Suroya (B 100 AG)
Indra Fardhani (B 101 BR)
Yayan Hendrayana (B 102 EL)
Endang Tirtana (B 103 EL)
Russer Putra K (B 104 BR)
Rangga Banyu O (B 105 EL)
SElamat dan Tabah Sampai Akhir .....
Monday, September 1, 2008
Apa Kabar Jang Iwan "LEGHO" ?
Ketika saya hubungi, dia kebetulan lagi berada di Pameungpeuk. Ya sudah kebetulan sekali, mobil dipacu dalam kecepatan 80- 100 km/jam di sekitar perkebunan Mira Mare Cibalong Sancang menuju Kampung Baru kediaman Iwan. 15 menit kemudian saya sudah tiba di rumah Iwan. Kami melepas kangen setelah kurang lebih 3 tahun tidak berjumpa. Setelah ngobrol banyak, kami pun terlelap tidur. Keesokan harinya, saya dan iwan main ke pantai mangrove di daerah Tjikolomberan. Perjalanan di tempuh kurang lebih 1 jam dengan berjalan menyusuri pantai dari muara Tjijeruk. Selama perjalanan kenangan masa lalu teringat, dari perjalanan bersama anggota muda, skripsi, dan susur pantai.
Dari kejadian tersebut, saya bisa mengambil kesimpulan, Jika Kita Sesama Anggota Biocita Harus Tetap Menjaga Tali Silaturrahmi Di antara Sesama, karena Kita Nantinya Bakalan Membutuhkan Mereka dan Kita Tidak Akan Mengalami Kesulitan yang Berarti Ketika Melakukan Perjalanan ke Manapun. Intinya Kita Akan Diberikan Kemudahan dalam Hal Tempat untuk Singgah atau Menginap ketika Melakukan Perjalanan yang Tidak Kita Perhitungkan serta Beberapa Hal Lainnya. TSA.
Wednesday, August 20, 2008
Sebagai Sahabat Saya Bangga...
Berikut ringkasan Cerita dari PAMOR yang dikutip dari Republika
MATARAM-- Tim mahasiswa Fakultas Olahraga Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengaku telah 'menaklukkan' 14 puncak gunung dalam pendakian maraton yang diberi nama 'Pamor 14 Peaks Expedition 2008'.
Pengakuan itu disampaikan Ketua Pelaksana Pamor 14 Peaks Expedition 2008, Tantan Rustandi yang didampingi Ketua Adat Organisasi Pamor, Adi Solehudin, saat tim pendakian beristirahat di kawasan wisata Senggigi, Mataram, Jumat.
Keduanya menjelaskan bahwa ekspedisi pendakian 14 puncak gunung itu dilakukan selama 13 hari 22 jam atau 334 jam dari target 14 hari atau sehari satu gunung.
Pendakian dimulai dari Gunung Pangrango di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.019 meter diatas permukaan laut (mdpl) tanggal 8 Juli lalu hingga Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan ketinggian 3.758 mdpl, tanggal 21 Juli 2008.
"Pendakian 14 puncak gunung itu dilakukan oleh tim besar, terdiri dari tujuh orang pendaki dan 12 orang tim pendukung sekaligus manager pendakian," ujar Rustandi diamini Solehudin.
Rustandi menyebut tujuh orang pendaki itu yakni Ganjar Ramdani (22), Ari Ardiansyah (22), Yadi Syaefudin (26), Lutfi Asis (20) Diky Oktara (21), Dadan Sarmada (21) dan Wawan Mustika (23).
Rustandi dan Solehudin menjelaskan, pendakian Gunung Pangrango dilaksanakan tanggal 8 Juli 2008 dalam waktu delapan jam dimulai dari pukul 06.00-14.00 WIB, pendakian Gunung Ciremai juga di Jawa Barat dengan ketinggian 3.048 mdpl tanggal 9 Juli 2008 dalam waktu 7,40 jam dari pukul 07.50-15.30 WIB.
Pendakian Gunung Slamet di Jawa Tengah dengan ketinggian 3.432 mdpl tanggal 10 Juli 2008 dalam waktu 8,50 jam dari pukul 07.10-15.50 WIB, Gunung Sindoro juga di Jawa Tengah dengan ketinggian 3.136 mdpl didaki tanggal 11 Juli 2008 dalam waktu 6,50 jam dari pukul 04.40-11.30 WIB.
Selanjutnya, Gunung Sumbing (Jawa Tengah) dengan ketinggian 3.371 mdpl tanggal 12 Juli 2008 dalam waktu 7,56 jam dari pukul 04.30-13.24 WIB, Gunung Merbabu (Jawa Tengah) dengan ketinggian 3.142 mdpl tanggal 13 Juli 2008 dalam waktu 7,30 jam dari pukul 02.00-09.30 WIB dan Gunung Lawu (Jawa Tengah) dengan ketinggian 3.265 mdpl tanggal 13 Juli 2008 dalam waktu 6,45 jam dari pukul 17.09-23.54 WIB.
Pendakian Gunung Wilirang di Jawa Timur dengan ketinggian 3.156 mdpl yang letaknya berdampingan dengan Gunung Arjuna dengan ketinggian 3.334 mdpl, tanggal 14-15 Juli 2008 dalam waktu 21,40 jam.
"Aktivitas pendakian kedua gunung ini (Wilirang dan Arjuna) sangat melelahkan karena waktunya hampir mencapai sehari dalam dua hari pendakian," ujar Rustandi.
Sedangkan pendakian Gunung Semeru di Jawa Timur yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl ditempuh dalam dua hari dimulai pada tanggal 15 Juli pukul 20.14 WIB hingga tanggal 16 Juli pukul 15.15 WIB.
Demikian pula pendakian Gunung Argopuro yang memiliki ketinggian 3.088 mdpl yang ditempuh dalam dua hari atau dalam waktu 24,24 jam yakni tanggal 17 Juli pukul 04.45 hingga 18 Juli pukul 05.12 WIB.
Pada tanggal 19 Juli pendakian dilakukan di Gunung Raung juga di Jawa Timur yang memiliki ketinggian 3.332 mdpl, dalam waktu 12 jam dari pukul 02.00-14.00 WIB.
Tanggal 20 Juli 2008 giliran Gunung Agung di Pulau Bali dengan waktu pendakian 8,26 jam dari pukul .34-14.00 WIB dan pendakian terakhir tanggal 21 Juli 2008 di Gunung Rinjani (NTB) selama 18 Jam dari pukul 10.00-22.04 WIB.
"Berbagai bukti pendakian 14 gunung secara maraton itu seperti catatan perjalanan, dokumentasi dan bukti-bukti lainnya akan kami sampaikan kepada MURI (Museum Rekor Indonesia) setelah kembali ke Jakarta. Muri akan menyikapinya dan jika ada penghargaan maka akan disampaikan di Kampus UPI Bandung," ujar Rustandi.
Bagi Rustandi dan Solehudin maupun rekan-rekan tim pendaki 14 gunung itu mengakui, pendakian maraton pada 14 gunung yang memiliki kerapatan itu hanya bisa dicapai dengan kesiapan fisik yang prima. "Sebelum pendakian marathon itu kami sudah menguji kekuatan fisik selama enam bulan dan pengecekan kondisi kesehatan. Hanya orang-orang sehat dengan kekuatan fisik yang prima saja yang mampu melakukan pendakian maraton itu," ujar Rustandi diamini rekan-rekannya.
Thursday, August 14, 2008
Kepada Seluruh Anggota Biasa KPA BIOCITA Formica
- Alamat
- No telp
- dan identitas lainnya yang diperlukan.
agoes_ardi@yahoo.co.id
atau untuk lebih cepat (KLIK saja)
Wednesday, August 6, 2008
Ekspedisi Cileat
Dari loket tiket, tiket masuk berharga Rp. 3600,- per orang. Dari loket, perjalanan dilanjutkan menuju curug 1 (Curug Cimuncang 1). Selama perjalanan menuju curug 1 tersebut, kami menemukan owa jawa (Hylobates moloch) sedang bergelayutan di pepohonan. Saya dan Dani sempat merekamnya menggunakan handycam. Kita sangat senang karena ternyata spesies tersebut masih ada (Owa jawa merupakan primata yang dilindungi karena terancam punah dan merupakan hewan endemik pulau jawa). Kami sempat menghitungnya dan berjumlah kurang lebih 5 ekor, bahkan sempat terfoto seekor owa sedang mengendong anaknya.
Setalah itu perjalanan dilanjutkan menuju curug 2 (Curug Cimuncang 2) dan curug 3 (Curug Citorok). Selama perjalanan kami banyak disuguhkan pemandangan yang indah, meskipun dibeberapa tempat terdapat kerusakan penebangan liar yang kemungkinan dilakukan oleh penduduk setempat. Karena hari menjelang malam, kami memutuskan beristirahat di antara curug 3 dan curug 4. Saat hendak beristirahat, kami mengambil tempat beristirahat di salahsatu pondok di sawah. Pada saat itu, kami menemukan beberapa anak AM angkatan BaRa dan EL berjumlah 10 orang. Kami akhirnya nge-camp bersama di pondok tersebut.
Pada keesokan harinya, kami melanjutkan perjalanan menuju curug 4 (curug cileat). Selama perjalanan kami menemukan banyak fauna seperti surili, owa jawa, elang jawa, elang hitam dan beberapa jenis serangga dan burung lainnya. Setelah mencapai Curug, kami semua sangat terkagum karena begitu indah pemandangan yang tersaji. Hanya rasa Syukur pada Tuhan yang terpanjat dari dalam hati ini.
Berfoto bersama di Curug Cileat
Seekor owa yang berhasil di dokumentasikan.
Owa betina yang sedang menggendong anaknyaSetelah selesai semuanya, kami semua beranjak pulang menuju Bandung tercinta...
Akhirnya Ekspedisi Cileat selesai....Cileat, Wait me until next time...
Tuesday, August 5, 2008
MOHON BANTUAN DANA
FITRI WASILAH (081321883064)
atau
DAF (085284064980)
Tuesday, July 29, 2008
SCP !!!
Beberapa penelitian yang telah dilakukan telah didapatkan data awal baik flora dan faunanya. Data tersebut nantinya akan dijadikan data dasar atau primer untuk dilanjutkan penelitian selanjutnya. Kami hanya butuh dukungan para anggota yang A.O (Action Only). Segala dukungan yang ada semoga menjadi titik awal penyelesaian SCP ini.
ke
Dani Afgani ke 085284064980
Saturday, July 5, 2008
Biocita....vs...Gn.Ciremai
Pendakian ke Gn.Ciremai merupakan hajatan angkatan Embun Lembah (EL), dalam rangka Perjalanan Panjang. Selain Gn.Ciremai, Perjalanan Panjang EL juga akan dilanjutkan ke Gn.Sanggara (Subang). Jalur yang dilalui saat mendaki Gn. Ciremai yakni jalur palutungan (Cirebon), yang terdiri dari 7 pos [palutungan, Cigowong (1420 mdpl), Pangguyangan Badak (1 800 mdpl), Arban (2050 mdpl), Tanjakan Asoy (2200 m dpl), Pasanggarahan (2450 m dpl), Gua Walet (3000 m dpl)]. Sedangkan jalur turun melalui jalurLinggarjati (Kuningan), dan pos yang kami lalui yaitu [Pangasinan (2750 m dpl), Sangga Buana I (2500 m dpl), Sangga buana II (2450 m dpl), Batu Lingga (2250 m dpl), Bapak Tere (2000 m dpl), Tanjakan Bin-bin (1800 m dpl), Pangalap (1600 m dpl), Kuburan Kuda(1450 m dpl), Condang Amis, Leuweung Datar (1200 m dpl), dan Cibunar (750 m dpl)].
Selama perjalanan selain puncak dan Gua Walet, Tanjakan Asoy merupakan jalur yang paling asoy (berkesan) yang kami lalui, karena kemiringan mencapai sekitar 50 derajat. Dalam perjalanan, k ami temui sekelompok lutung, Elang hitam dan beberapa jenisburung yang masih kami identifikasi sampai saat ini.
Kelancaran selama perjalanan ini, kami yakini ditentukan dari niat, apapun yang kita dapat tergantung dari niat, so luruskan niat...sebelum melakukan kegiatan apapun...Ok boz.
Beberapa moment yang berhasil kami dokumentasikan....
Puncak Gn.Ciremai (3078 m dpl)
Angkatan Embun Lembah (EL)
Perjalanan pulang....meninggalkan Ciremai
Tuesday, July 1, 2008
WWF berhasil Merekam Badak Jawa dengan Video Trapping di T.N. Ujung Kulon
Hallo Genk!!!
Saya puya info menarik dari situs WWF, lumayan sebagai Trigger atau pemicu semangat kita untuk melakukan segala usaha pelestarian baik hewan maupun tumbuhan. Berikut Kutipan dari situs WWF.
Dalam gambar yang berhasil direkam tersebut, tampak induk badak mengamati kamera video secara seksama sebelum kemudian menyeruduknya hingga terpental. Tim peneliti kemudian menemukan kamera tersebut dalam kondisi tergeletak di tanah tak jauh dari tempatnya semula dipasang, dan untungnya dalam kondisi dan fungsi yang baik.
Rekan-rekan bisa melihat Badak Jawa ini ketika terekam oleh video, KLIK saja.
Monday, June 23, 2008
Mohon Do'a
Saudaraku, diminta do'anya untuk kesembuhan Ibu Sri Redjeki yang mengalami kecelakaan saat di perjalanan menuju Kuningan, Saat ini beliau ditangani di Rumah Sakit Mata Kuningan. Tolong disebarkan ke rekan-rekan yang lain.
Jazakumullah khairan katsiran
Wassalamualaikum wr. wb.
Sumber: Taufan '01 --> Agus Mawardi
Friday, June 20, 2008
PerPanjang EL
Jumlah peserta ada 4 orang, pembimbing 1 orang.
Nama peserta yang ikut. n&g (AMB 001 EL), Adosh (AMB 003 EL), Ve (AMB 004 EL), dan r_34_ng (AMB 005 EL). dan pembimbing TEh Fitri (B 095 KR).
Dengan judul perjalanan "Inventarisasi dan Dokumentasi Fauna Diurnal Yang ada di sepanjang perjalanan kawasan gunung ciremai"
Dengan jalur pendakian dari palutungan dan turun dari jalur linggarjati.
Waktu dari tanggal 30 juni sampai 3 juli.
Doain yah................
Buat Photo-photonya ntar, klo dah perjalanan.
tunggu saja episode berikutnya.hehe...
